Saat kali pertama Mancing Mania (MM) memasuki kawasan kolam pemancingan yang berlokasi tepat di belakang Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang, lokasi yang tertata baik, rapih dan bersih terasa membuat nyaman yang datang.
Wahana pemancing Bayu Tirta memiliki tiga buah kolam dengan jenis berbeda. Kolam yang sudah berdiri lebih kurang setahun lalu berawal dari pemancingan ikan lele dengan sistem harian yang kemudian berkembang dengan dibukanya sistem galatama ikan lele.
Pemancingan Bayu Tirta membuka kolam baru jenis ikan mas dengan sistem mancing semi-galatama yang diadakan lomba perdana.
Kolam baru dengan luas 16 x 15 meter yang memiliki 30 lapak ini diisi dengan ikan mas seberat total 1 ton yang kemudian Taufan selaku pemilik dan pengelola kolam mempersilahkan para mania yang ingin memancing menduduki masing-masing lapak sebelum dilakukan pengundian lapak.
Aturan permainan pada kolam lomba semi-galatama ini adalah, para mania yang membayar tiket lomba per game ini, usai menduduki lapak sesuai undian lapak lomba pun dimulai. Lomba yang dipertandingkan adalah perebutan ikan terangkat dengan jumlah total timbangan seberat 20 kilogram.
Ikan-ikan yang terangkat oleh peserta ditimbang secara satu persatu dan apabila total berat sudah mencapai 20 kg lomba pun berakhir dan kemudian diperoleh juara lomba satu, dua dan juara tiga per game-nya.
Antusiasme para mania yang tinggi terlihat MM. banyak mania berbondong-bondong mengunjungi pemancingan Bayu Tirta untuk menjajal kebolehannya pada kolam lomba tersebut. Tiap game-nya kolam tidak pernah terlihat kosong, semua lapak selalu terisi penuh.
Konsep pemancingan tersebut dikatakan Taufan dibuat untuk memberikan kenyamanan bagi pemancing. “Kami juga menyediakan tempat duduk khusus penonton, Penyewaan joran bagi penonton yang tidak membawa Joran. Penggantian Air agar menjaga kualitas air juga kami lakukan seminggu sekali”.
Untuk menambahkan semarak suasana mancing, pemancingan Bayu Tirta kerap melakukan lomba di waktu-waktu tertentu dengan berbagai hadiah berupa alat-alat elektronik seperti televisi, kulkas hingga handphone dengan tiket lomba yang masih terbilang sangat terjangkau.
“Kemana lagi kalo bukan mancing di Bayu Tirta kalau mau mancing yang bisa bawa pulang HP?” ujar Taufan kepada para peserta lomba saat akan dimulai lomba di sesi berikutnya di pemancingan yang rencananya akan menambah satu kolam lagi ini.*rio

0 komentar:
Posting Komentar